Berita : PELAKSANAAN IMPLEMENTASI KURUKULUM 2013 TAHUN 2018

| | Tanggal : 17 Juli 2018 | Di Lihat : 113 Kali

Pasal 4 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 160 Tahun 2014 Tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 menyatakan bahwa: Satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah dapat melaksanakan Kurikulum Tahun 2006 paling lama sampai dengan tahun pelajaran 2019/2020. Ketentuan ini memberi kesempatan kepada sekolah yang belum siap melaksanakan K13 untuk tetap melaksanakan Kurikulum 2006 sambil melakukan persiapan-persiapan sehingga selambat-lambatnya pada tahun 2019/2020 sekolah tersebut telah mengimplementasikan K13 setelah mencapai kesiapan yang optimal.

Untuk memfasilitasi sekolah meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru serta membantu sekolah mengimplementasikan K13, pada tahun 2018 ini Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Barat (LPMP NTB) diberikan tugas untuk menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyegaran Instruktur Kabupaten/Kota dan pendampingan pelaksanaan K13 bagi semua sekolah sasaran K13 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bimbingan Teknis dan pendampingan pelaksanaan K13 tersebut dengan sejumlah program pendukung lainnya diharapkan mampu menjadikan jumlah sekolah pelaksana K13 naik secara signifikan setiap tahun. Pada tahun tahun 2018 ditargetkan sekolah pelaksana kurikulum 2013 sebanyak 1853 sekolah (100%) di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan rincian SD sebanyak 1307 sekolah, SMP sebanyak 361 sekolah, SMA sebanyak 38 sekolah dan SMK sebanyak 147 sekolah. Pelaksanaan Bimbingan Teknis dan pendampingan implementasi K13 diselenggarakan dengan melibatkan peran serta LPMP NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sekolah pelaksana Kurikulum 2013 dengan peran/tugas masing-masing.

Untuk lebih jelasnya silahkan klik link di bawah ini

https://drive.google.com/file/d/1JDRdFb6_uyTLtErL5wIphPm7FLIuFC-f/view?usp=sharing